SUKOHARJO – Sebanyak 64 Hufadz Rumah Tahfidz Abdurrahman Assanad diwisuda dalam Wisuda Hufadz ke-11 yang digelar di Gedung IPHI Sukoharjo pada Ahad (28/6/2026). Para wisudawan dan wisudawati tersebut dinyatakan telah menyelesaikan hafalan 1–2 juz Al-Qur’an.
Mengusung tema “Spirit Muhammad Al-Fatih Di Era Modern”, acara yang berlangsung pukul 07.30 WIB hingga 12.00 WIB ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran tamu spesial. Hadir Hakeema Sabiya, Hafidz Indonesia 2024, Kamil Ramadhan, Hafidz Indonesia 2017, serta Ibunda Hakeema, Ibu Diana Setyawati, Ph.D., Psikolog.
Acara dihadiri oleh para orang tua/wali santri, tamu undangan, serta santri alumni Rumah Tahfidz Abdurrahman Assanad.
64 Hufadz dengan Ragam Capaian Hafalan
Acara dibuka dengan parade wisudawan-wisudawati. Dalam sambutannya, Mudir Rumah Tahfidz Abdurrahman Assanad, Ust. Qonit Muqimudin, merinci capaian hafalan para wisudawan tahun ini, yaitu Juz 30 sebanyak 30 anak, Juz 29 sebanyak 19 anak, Juz 28 sebanyak 10 anak, Juz 27 ada 1 anak, Juz 1 sebanyak 1 anak. Serta hafalan gabungan Juz 29 dan 30 ada 2 anak, dan Juz 26 dan 27 ada 1 anak. Total keseluruhannya berjumlah 64 hufadz.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Yayasan, Ust. Ihsan Syaifuddin, S.Ag. Beliau memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para asatidzah yang telah dengan sabar mendampingi dan membimbing para santri hingga tuntas hafalan dan diwisuda pada hari tersebut.
Talkshow Inspiratif: Kunci Sukses Hafal Quran di Usia Muda
Sesi talkshow menjadi sorotan. Dipandu oleh Mas Salman Alfarisi, tiga narasumber mengupas tuntas rahasia sukses menghafal Al-Qur’an dalam waktu relatif singkat di usia muda.
Diskusi mengerucut pada peran sentral orang tua, khususnya ibu. Ibu Diana Setyawati menekankan pentingnya kesabaran dan stimulasi yang tepat. Beliau berpesan:
“Umat Nabi Muhammad ﷺ tidak diberikan mukjizat berupa tongkat yang bisa membelah lautan, akan tetapi ditinggalkan Al-Qur’an. Karena umat ini dididik untuk berpikir. Siapa yang mampu menguasai informasi, ia akan menggenggam dunia. Dan Al-Qur’an sesungguhnya berisi informasi baik dunia maupun akhirat.”
Diharapkan kehadiran ketiga narasumber ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh hadirin untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, serta memotivasi anak-anak untuk tidak hanya menghafal, tetapi juga mentadaburi isinya hingga khatam 30 juz.
Ditutup Aksi Teatrikal Al-Fatih
Acara ditutup dengan penampilan teatrikal penaklukan Kota Konstantinopel oleh Muhammad Al-Fatih. Pertunjukan yang diperagakan langsung oleh santri Rumah Tahfidz Abdurrahman Assanad ini sukses menghidupkan tema acara dan mendapat apresiasi dari seluruh undangan.
Pihak Rumah Tahfidz Abdurrahman Assanad menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga Allah Ta’ala membalas segala kebaikan dengan balasan yang lebih baik serta menjadikan para Hufadz sebagai generasi Qurani yang istiqamah menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.














